Friday, 05 June 2026

YAYASAN AMALA
Al Quran 30 Juz
القيامة
Al Qiyaamah
1 لَآ أُقْسِمُ بِيَوْمِ ٱلْقِيَٰمَةِ
laa uqsimu biyawmi alqiyaamati
Aku bersumpah demi hari kiamat,
I swear by the Day of Resurrection
2 وَلَآ أُقْسِمُ بِٱلنَّفْسِ ٱللَّوَّامَةِ
walaa uqsimu bialnnafsi allawwaamati
dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri).
And I swear by the reproaching soul [to the certainty of resurrection].
3 أَيَحْسَبُ ٱلْإِنسَٰنُ أَلَّن نَّجْمَعَ عِظَامَهُۥ
ayahsabu al-insaanu allan najma'a 'izhaamahu
Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?
Does man think that We will not assemble his bones?
4 بَلَىٰ قَٰدِرِينَ عَلَىٰٓ أَن نُّسَوِّىَ بَنَانَهُۥ
balaa qaadiriina 'alaa an nusawwiya banaanahu
Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.
Yes. [We are] Able [even] to proportion his fingertips.
5 بَلْ يُرِيدُ ٱلْإِنسَٰنُ لِيَفْجُرَ أَمَامَهُۥ
bal yuriidu al-insaanu liyafjura amaamahu
Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus.
But man desires to continue in sin.
6 يَسْـَٔلُ أَيَّانَ يَوْمُ ٱلْقِيَٰمَةِ
yas-alu ayyaana yawmu alqiyaamati
Ia berkata: "Bilakah hari kiamat itu?"
He asks, "When is the Day of Resurrection?"
7 فَإِذَا بَرِقَ ٱلْبَصَرُ
fa-idzaa bariqa albasharu
Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),
So when vision is dazzled
8 وَخَسَفَ ٱلْقَمَرُ
wakhasafa alqamaru
dan apabila bulan telah hilang cahayanya,
And the moon darkens
9 وَجُمِعَ ٱلشَّمْسُ وَٱلْقَمَرُ
wajumi'a alsysyamsu waalqamaru
dan matahari dan bulan dikumpulkan,
And the sun and the moon are joined,
10 يَقُولُ ٱلْإِنسَٰنُ يَوْمَئِذٍ أَيْنَ ٱلْمَفَرُّ
yaquulu al-insaanu yawma-idzin ayna almafarru
pada hari itu manusia berkata: "Ke mana tempat berlari?"
Man will say on that Day, "Where is the [place of] escape?"
11 كَلَّا لَا وَزَرَ
kallaa laa wazara
sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung!
No! There is no refuge.
12 إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ ٱلْمُسْتَقَرُّ
ilaa rabbika yawma-idzin almustaqarru
Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali.
To your Lord, that Day, is the [place of] permanence.
13 يُنَبَّؤُا۟ ٱلْإِنسَٰنُ يَوْمَئِذٍۭ بِمَا قَدَّمَ وَأَخَّرَ
yunabbau al-insaanu yawma-idzin bimaa qaddama wa-akhkhara
Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.
Man will be informed that Day of what he sent ahead and kept back.
14 بَلِ ٱلْإِنسَٰنُ عَلَىٰ نَفْسِهِۦ بَصِيرَةٌ
bali al-insaanu 'alaa nafsihi bashiiratun
Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri,
Rather, man, against himself, will be a witness,
15 وَلَوْ أَلْقَىٰ مَعَاذِيرَهُۥ
walaw alqaa ma'aadziirahu
meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
Even if he presents his excuses.
16 لَا تُحَرِّكْ بِهِۦ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِۦٓ
laa tuharrik bihi lisaanaka lita'jala bihi
Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Quran karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya.
Move not your tongue with it, [O Muhammad], to hasten with recitation of the Qur'an.
17 إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُۥ وَقُرْءَانَهُۥ
inna 'alaynaa jam'ahu waqur-aanahu
Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.
Indeed, upon Us is its collection [in your heart] and [to make possible] its recitation.
18 فَإِذَا قَرَأْنَٰهُ فَٱتَّبِعْ قُرْءَانَهُۥ
fa-idzaa qara/naahu faittabi' qur-aanahu
Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.
So when We have recited it [through Gabriel], then follow its recitation.
19 ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهُۥ
tsumma inna 'alaynaa bayaanahu
Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya.
Then upon Us is its clarification [to you].
20 كَلَّا بَلْ تُحِبُّونَ ٱلْعَاجِلَةَ
kallaa bal tuhibbuuna al'aajilata
Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia,
No! But you love the immediate
21 وَتَذَرُونَ ٱلْءَاخِرَةَ
watadzaruuna al-aakhirata
dan meninggalkan (kehidupan) akhirat.
And leave the Hereafter.
22 وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَّاضِرَةٌ
wujuuhun yawma-idzin naadiratun
Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.
[Some] faces, that Day, will be radiant,
23 إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٌ
ilaa rabbihaa naatsiratun
Kepada Tuhannyalah mereka melihat.
Looking at their Lord.
24 وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍۭ بَاسِرَةٌ
wawujuuhun yawma-idzin baasiratun
Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,
And [some] faces, that Day, will be contorted,
25 تَظُنُّ أَن يُفْعَلَ بِهَا فَاقِرَةٌ
tazhunnu an yuf'ala bihaa faaqiratun
mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang amat dahsyat.
Expecting that there will be done to them [something] backbreaking.
26 كَلَّآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلتَّرَاقِىَ
kallaa idzaa balaghati alttaraaqiya
Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan,
No! When the soul has reached the collar bones
27 وَقِيلَ مَنْ ۜ رَاقٍ
waqiila man raaqin
dan dikatakan (kepadanya): "Siapakah yang dapat menyembuhkan?",
And it is said, "Who will cure [him]?"
28 وَظَنَّ أَنَّهُ ٱلْفِرَاقُ
wazhanna annahu alfiraaqu
dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia),
And the dying one is certain that it is the [time of] separation
29 وَٱلْتَفَّتِ ٱلسَّاقُ بِٱلسَّاقِ
wailtaffati alssaaqu bialssaaqi
dan bertaut betis (kiri) dan betis (kanan),
And the leg is wound about the leg,
30 إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ ٱلْمَسَاقُ
ilaa rabbika yawma-idzin almasaaqu
kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau.
To your Lord, that Day, will be the procession.
31 فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلَّىٰ
falaa shaddaqa walaa shallaa
Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al Quran) dan tidak mau mengerjakan shalat,
And the disbeliever had not believed, nor had he prayed.
32 وَلَٰكِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ
walaakin kadzdzaba watawallaa
tetapi ia mendustakan (Rasul) dam berpaling (dari kebenaran),
But [instead], he denied and turned away.
33 ثُمَّ ذَهَبَ إِلَىٰٓ أَهْلِهِۦ يَتَمَطَّىٰٓ
tsumma dzahaba ilaa ahlihi yatamaththaa
kemudian ia pergi kepada ahlinya dengan berlagak (sombong).
And then he went to his people, swaggering [in pride].
34 أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰ
awlaa laka fa-awlaa
Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu,
Woe to you, and woe!
35 ثُمَّ أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰٓ
tsumma awlaa laka fa-awlaa
kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu.
Then woe to you, and woe!
36 أَيَحْسَبُ ٱلْإِنسَٰنُ أَن يُتْرَكَ سُدًى
ayahsabu al-insaanu an yutraka sudaan
Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?
Does man think that he will be left neglected?
37 أَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِّن مَّنِىٍّ يُمْنَىٰ
alam yaku nuthfatan min manayyin yumnaa
Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),
Had he not been a sperm from semen emitted?
38 ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ
tsumma kaana 'alaqatan fakhalaqa fasawwaa
kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,
Then he was a clinging clot, and [Allah] created [his form] and proportioned [him]
39 فَجَعَلَ مِنْهُ ٱلزَّوْجَيْنِ ٱلذَّكَرَ وَٱلْأُنثَىٰٓ
faja'ala minhu alzzawjayni aldzdzakara waal-untsaa
lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki-laki dan perempuan.
And made of him two mates, the male and the female.
40 أَلَيْسَ ذَٰلِكَ بِقَٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يُحْۦِىَ ٱلْمَوْتَىٰ
alaysa dzaalika biqaadirin 'alaa an yuhyiya almawtaa
Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?
Is not that [Creator] Able to give life to the dead?